kreaktifitas anak remaja desa
Suatu hari saya sedang
berada di Dusun Karangrejo Desa Karangsari kecamatan Sempu, dimana saya saat
itu sedang mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata) bersama teman-teman kampus. Ditengah-tengah
kegiatan sosialisasi kami menemukan suatu keunikan dari salah satu Pemuda Dusun
Karangrejo, pada saat itu Beliau masih sangat menyembunyikan kesenian yang
sedang dia miliki dengan alasan faktor ekonomi, kurangnya pengetahuan, dan
tidak mempunyai izin dari pemasaran. Hingga pada akhirnya saya dan teman-teman
memutuskan untuk membantu kreaktifitas yang di miliki oleh pemuda tersebut
dengan cara memintakan izin pemasaran di kabupaten Banyuwangi.
Kreaktifitas yang di
miliki oleh pemuda tersebut yaitu sebuah hiasan dari kulit pohon pisan yang
sudah di keringkan, dimana kulit pohon pisang itu di jemur dulu sampai kering
hingga pada akhirnya kulit pohon pisang tersebut bisa di ukir menjadi sesuatu
yang sudah kita pesankan. Harga satuan bisa mencapai 200-500 sesuai dengan
ukuran dan tingkat kesulitan yang ada pada gambar tersebut.
Kreaktifitas ini bisa
di jadikan sebagai panduan bagi para pemuda lainnya untuk selalu mengembangkan
seni-seni yang mereka miliki karena faktor ekonomi, kurangnya pengetahuan
bukanlah alasan bagi mereka untuk tidak bisa mengembangkan kesenianya, akan
tetapi semua bisa di kembangkan melalu teman atau pun yang lainnya karena
Rezeki seseorang tidak ada yang bisa menduga kapan datangnya.
Seperti yang kita
ketahui bahwa bagi kita yang tidak mengerti itu hanyalah sebuah kulit pohon
pisang yang tidak bisa di jadikan apa-apa dan hanyalah sebuah sampah saja,
padahal kulit pohon pisang tersebut bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang
sangat bernilai harganya. Dari situ bisa kita ambil manfaat bahwa tidak
selamanya barang yang tidak berharga menurut kita, juga tidak berharga menurut
orang lain. Karena sampah pun bisa di manfaatkan menjadi sesuatu yang sangat
berharga.








0 komentar:
Posting Komentar